Antioksidan Ekstrak Daun Sumpit (Brucea javanica (L). Merr) dengan Metode DPPH

  • Nurul Fitriani farmasi unmul
  • Herman Herman Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian FARMAKA TROPIS, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Laode Rijai Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian FARMAKA TROPIS, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
Keywords: Brucea javanica (L.) Merr., Antioxidant, DPPH method, IC50

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang berjudul Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Sumpit (Brucea javanica (L.) Merr.) dengan metode DPPH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan, nilai IC50, ekstrak yang memiliki aktivitas terbaik sebagai antioksidan, serta mengetahui potensi antioksidan daun sumpit (Brucea javanica (L.) Merr.) dibandingkan dengan kontrol positif vitamin C. Penelitian ini menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) yang diujikan pada ekstrak kasar metanol, ekstrak fraksi n-heksana, ekstrak fraksi etil asetat, dan ekstrak fraksi n-butanol daun sumpit (Brucea javanica (L.) Merr.). Nilai IC50 untuk masing-masing sampel antara lain 152 ppm pada ekstrak kasar, 227 ppm pada ekstrak fraksi n-heksana, 91,12 ppm pada ekstrak fraksi etil asetat, dan 154,54 ppm pada ekstrak fraksi n-butanol. Dari pengujian aktivitas antioksidan diketahui bahwa ekstrak yang memberikan aktivitas antioksidan terbaik adalah ekstrak fraksi etil asetat.

References

1. Halliwel, B. and Gutteridge, J.M.C.. 1999. Free Radicals in Biology and Medicine, Oxford : Oxford University Press.
2. Heinrich, M., dkk. 2008. Farmakognosi dan Fitoterapi. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
3. Molyneux, P. 2004. The use of the stable free radical diphenylpicrylhydrazyl (DPPH) for estimating antioxidant activity. Songklanakarin J. Sci. Technol., 2004, 26(2).
Published
2019-06-30
How to Cite
Fitriani, N., Herman, H., & Rijai, L. (2019). Antioksidan Ekstrak Daun Sumpit (Brucea javanica (L). Merr) dengan Metode DPPH. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 2(1), 57-62. https://doi.org/10.25026/jsk.v2i1.116