Formulasi dan Evaluasi Hidrogel Mukoadhesif Metronidazole Menggunakan Kombinasi Kitosan dan Natrium Karboksimetilselulosa

Authors

  • Andhi Fahrurroji Universitas Tanjungpura
  • Bambang Wijianto Bagian Kimia Farmasi Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura
  • Agus Styawan Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.25026/jsk.v2i3.118

Keywords:

Metronidazole, Kitosan, Natrium Karboksimetilselulosa, Hidrogel, Desain Faktorial

Abstract

Antibiotik metronidazole merupakan suatu antibiotik yang sering digunakan pada pengobatan infeksi, salah satu penggunaannya adalah dalam pengobati infeksi Helicobacter pylori. Antibiotik ini memiliki kelarutan yang relatif tinggi pada kondisi asam yaitu 30,6 mg/mL pada pH 1, sebagai upaya untuk mengoptimalkan kelarutan tersebut maka dilakukan pengembangan sediaan yang bertahan lama pada kondisi lambung sediaan tersebut adalah dalam bentuk hidrogel mukoadhesif yang dapat mempertahankan waktu tinggal di lambung lebih lama sehingga terapi infeksi H.pylori lebih optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat pengaruh penggunaan kombinasi polimer kitosan dan natrium karboksimetilselulosa yang dapat mengontrol pelepasan metronidazole secara in vitro dalam sediaan hidrogel. Metode yang digunakan untuk memprediksi formula tersebut adalah menggunakan desain faktorial yang selanjutnya diambil formula optimumnya. Rancangan formula awal untuk memprediksi formula optimum terdiri dari 4 formula dengan perbandingan polimer kitosan dan natrium karboksimetilselulosa berturut-turut 0,5:1,5; 1,0:1,5; 0,5:3,0; dan 1,0:3,0. Hasil pengamatan  menunjukkan formula optimum dengan perbandingan polimer kitosan dan natrium karboksimetilselulosa sebesar 1,0% (kitosan) dan 3,0% (natrium karboksimetilselulosa), dengan respon untuk kemampuan mengembang  sebesar 96,95%; kekuatan mukoadhesif sebesar 0,1911 N/cm2; dengan pelepasan obat sebesar  67,457 % dan mekanisme pelepasan obat mengikuti sistem difusi Fick. Berdasarkan uji independent sampel t-test pada program SPSS 22 menjelaskan bahwa formula hasil observasi tidak berbeda siginifikan dengan hasil prediksi (p-value>0,05).

Downloads

Published

2020-06-30

How to Cite

Fahrurroji, A., Wijianto, B., & Styawan, A. (2020). Formulasi dan Evaluasi Hidrogel Mukoadhesif Metronidazole Menggunakan Kombinasi Kitosan dan Natrium Karboksimetilselulosa. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 2(3), 151–158. https://doi.org/10.25026/jsk.v2i3.118