Pengaruh Pemberian Kombinasi Ekstrak Acalypha indica Linn dan Peperomia pellucida [L.] H.B.K. terhadap Fungsi Ginjal Tikus Putih

Authors

  • Neneng Siti Silfi Ambarwati
  • Endang Hanani
  • Azizahwati Azizahwati
  • Putu GMW Mahayasih Universitas Esa Unggul

Abstract

Herba akar kucing (Acalypha indica) dan herba suruhan (Peperomia pellucida) merupakan tanaman herbal Indonesia yang dapat digunakan dalam menurukan kadar asam urat. Efek yang ditimbulkan harus didukung dengan tingkat keamanan dalam penggunaan terhadap tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi ekstrak terhadap fungsi ginjal tikus putih jantan dan betina. Parameter yang diamati adalah parameter kimia ginjal, yaitu kadar kreatinin dan kadar urea plasma, serta didukung oleh parameter histologis ginjal, yaitu diameter glomerulus dan jarak ruang antara glomerulus dan Kapsula Bowman. Pada kombinasi dosis tertinggi yang digunakan (0,4 g herba suruhan dan 10,8 g akar kucing/200g BB) tidak memberikan perbedaan yang bermakna pada semua parameter terhadap ginjal tikus putih jantan dan betina bila dibandingkan dengan kelompok kontrol (? = 0,05). Begitupula pada pemberian dosis tunggal herba suruhan (0,2 g/200g BB) dan herba akar kucing (5,4 g/200g BB). Demikian, penggunaan ekstrak herba suruhan dan akar kucing pada dosis tersebut aman bagi ginjal.

Downloads

Published

2020-06-30

How to Cite

Ambarwati, N. S. S., Hanani, E., Azizahwati, A., & Mahayasih, P. G. (2020). Pengaruh Pemberian Kombinasi Ekstrak Acalypha indica Linn dan Peperomia pellucida [L.] H.B.K. terhadap Fungsi Ginjal Tikus Putih. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 2(3), 159–165. Retrieved from https://jsk.farmasi.unmul.ac.id/index.php/jsk/article/view/120