Aktivitas Imunomodulator Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L.) dengan Metode Induksi Bakteri dan CBC-Diff

Keywords: Carica papaya L., imunomodulator, Shigella dysentriae, in vivo, metode CBC- Diff

Abstract

Tanaman pepaya (Carica papaya L.) merupakan salah satu tanaman familia Caricaceae yang telah dikenal luas dan memiliki multi manfaat untuk kesehatan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas imunomodulator dari ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) yang dilakukan secara in vivo pada tikus putih galur wistar dengan metode CBC-Diff. Pengamatan aktivitas imunomodulator dilakukan terhadap parameter konsistensi feses, jumlah monosit, neutrofil, leukosit, dan limfosit. Pada hari ke-7 dan 14 tikus diinduksi dengan bakteri Shigella dysentriae dan dilakukan pengambilan darah melalui ekor tikus pada hari ke-0, 7, 8, 9, 14, 15, 16, dan 21 untuk melihat jumlah leukosit dan komponennya. Hasil pemeriksaan sampel darah dengan Hematology analyzer menunjukkan bahwa parameter neutrofil mengalami peningkatan pada hari ke-8 dan penurunan pada hari ke-9, monosit mengalami peningkatan yang signifikan pada hari ke-9, leukosit mengalami peningkatan yang signifikan pada hari ke-9, dan limfosit mengalami peningkatan yang signifikan pada hari ke-16. Berdasarkan hasil analisis secara statistik dengan metode Analisis varian (ANAVA) diperoleh simpulan bahwa ekstrak daun papaya menunjukkan aktivitas imunostimulan yang signifikan dan dosis 800 mg/kg BB menunjukkan aktivitas imunomodulator tertinggi ditinjau dari parameter neutrofil dan monosit.

References

[1] Baratawidjaja, K.G.. 2002. Imunologi Dasar Edisi ke-5. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

[2] Sloane E. 2004. Anatomi dan fisiologi untuk Pemula. Jakarta: EGC.

[3] Baratawidjaja, K.G.. 2006. Imunologi Dasar Edisi ke-7. Jakarta: Fakultas Kedokteran.

[4] Kresno, S. B.. 2010. Imunologi: Diagnosis dan Prosedur Laboratorium. Jakarta: FKUI.

[5] Weir, D. M. 1996. Imunologi Dasar. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

[6] Subowo. 1996. Efek imunomodulator dari tumbuhan obat. Warta Tumbuhan Obat Indonesia 3(1).hal.1-4.

[7] Tan, B. K. H. & Vanitha J., 2004, Immunodulatery and Antimicrobial Effects of Some Traditional Chinese Medicinal Herbs: A Review. Current Medicinal Chemistry,11, 1432-1430.

[8] Otsuki, N., Dang, N.H., Kumagai, E., Kondo, A., Iwata, S., & Morimoto, C., 2010. Aqueous extract of Carica papaya leaves exhibits anti-tumor activity and immunomodulatory effects. J. Ethnopharmacol., 127(3):760-767.

[9] Harborne, J.B. 1987. Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. Bandung: ITB Press.

[10] Farnsworth, Norman R. 1966. Review Article: Biological and Phytochemical Screening of Plants. Journal of Pharmaceutical Science. 55(3): 225-276.

[11] Wagner, H., Bladt, S.. 1996. Plant Drug Analysis:A Thin Layer Chromatography Atlas, Second Edition, 359, 362, 364. New York: Springer.

[12] Ziauddin, Mohammed, et al., 1996. Studies on the immunomodulatory effects of Ashwagandha. Journal of Ethnopharmacology 50 (1996) 69-76.

[13] Noor, Siti Umrah, Dian Ratih dan Faizatun. 2008. Uji aktivitas imunomodulator ekstrak etanol buah mengkudu (Morinda citrifolia L.). Prosiding Kongres Ilmiah XVI ISFI

[14] Jonum, Obel H, Ngungi M Piero, dan Alex K Machocho. 2016. Haematological Effects of Dichloromethane- Methanolic Leaf Extracts of Carissa edulis (Forssk.) Vahl in Normal Rat Models. J Hematol Thrombo Dis volume 4, Issue 1, 1000232.

[15] Izquierdo-Vega JA, Morales-Gonzalez JA, Sanchez-Gutierrez M, Betanzos- Cabrera G, Sosa-Delgado SM, Sumaya-Mart ınez MT, Morales- Gonzalez A, Paniagua-Perez R, Madrigal-Bujaidar E, Madrigal- Santillan E. 2017. Evidence of some natural products with antigenotoxic effects. Part 1: fruits and polysaccharides. Nutrients. 9:102–129.

[16] Tian T, Wang M, Ma D. 2014. TNF-a, a good or bad factor in hematological diseases?. Stem Cell Investig. 1:12.

[17] Savant C, Kulkarni AR, Mannasaheb BA, Gajare R. 2014. Immunomostimulant phytoconstituents from Mangifera indica L. Bark oil. J. Phytopharmacol. 3:139–148.

[18] Sharma A, Rangari V. 2016. Immunomodulatory activity of methanol extract of Adansonia digitata L. Trop J Pharm Res. 15:1923–1927.

[19] Baratawidjaja, K. G, I. Rengganis. 2014. Imunologi Dasar Edisi ke-14. Jakarta: Balai Penerbit FK UI.

[20] R.Srikumar, et al. 2007. Immunomodulatory effect of Triphala during experimentally induced noise stress in albino Rats. Journal of Health Science, 53(1), 142-145.

[21] A.C.Guyton, J.E.Hall. 2006. Blood cells, Immunity and Blood clotting factors Text book of Medical Physiology. 11th Edition, Elsevier Saunders Publishers, Unit VI, 417-450.

[22] L.Yu, et al. 2008. Anti-oxidant, immunomodulatory and anti-breast cancer activities of phenolic extract from pine (Pinus massoniana lamb) bark. Innovative Food Sci Emerging Technology, 9, 1221.

[23] O.Soehnlein, et al. 2008. Neutrophil secretion products regulate antibacterial activity in monocytes and macrophages. Clinical Experimental Immunology, 151, 139-145.
Published
2020-09-08
How to Cite
Susilawati, Y., Moektiwardoyo, M., Halimah, E., Wicaksono, I. A., Ramadhania, Z. M., & Prastiwi, S. S. (2020). Aktivitas Imunomodulator Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L.) dengan Metode Induksi Bakteri dan CBC-Diff. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 2(4), 303-310. Retrieved from https://jsk.farmasi.unmul.ac.id/index.php/jsk/article/view/151