Hubungan Mutu Pelayanan Kefarmasian dengan Kepuasan Pasien di Apotek Wilayah Kecamatan X Kota Surakarta Tahun 2022

Correlation of Quality of Pharmaceutical Services and Patient Satisfaction in Pharmacy of X District Surakarta in 2022

Authors

  • Zorathea Benita Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi, Surakarta, Indonesia
  • Tri Wijayanti Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi, Surakarta, Indonesia https://orcid.org/0000-0003-1137-4078
  • Ganet Eko Pramukantoro Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi, Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25026/jsk.v5i2.1711

Keywords:

pharmaceutical services, patient satisfaction, pharmacy X district, Surakarta

Abstract

Pharmaceutical service quality refers to degree of service perfection that increases patient satisfaction. Pharmacies are required to review several aspects in order to improve quality of pharmaceutical services which include tangibles, empathy, assurance, responsiveness and reliability. The research objective was to determine the correlation between quality of pharmaceutical services and degree of patient satisfaction with pharmaceutical services in pharmacy of X District Surakarta in 2022. This study is a descriptive involved 225 patients and 8 pharmacies in a survey. Pharmaceutical service data is concluded based on quality category of pharmaceutical services in pharmacies. Patient satisfaction was analyzed by comparing the weight of reality and expectations based on variables that affect patient satisfaction. Additionally, it was examined using the SPSS 23 Spearsman's Rho test to see if there was a correlation between caliber of pharmaceutical services and degree of patient satisfaction. In pharmacies of X District Surakarta, the quality of pharmaceutical services received an average score of 63,62% (sufficient) and an average percentage of patient satisfaction levels of 79.55% (satisfied) in 2022. The results of the Spearman's rho correlation test of 0.994 indicate that there is a correlation between quality of pharmaceutical services and level of patient satisfaction.

Keywords: pharmaceutical services, patient satisfaction, pharmacy X district, Surakarta

Abstrak

Mutu pelayanan kefarmasian mengacu pada tingkat kesempurnaan suatu pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pasien. Pihak apotek wajib meninjau aspek meliputi bukti fisik, empati, jaminan, daya tanggap dan reliabilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kefarmasian dengan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di apotek wilayah Kecamatan X Kota Surakarta tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei menggunakan kuesioner terhadap 8 apotek dan 225 pasien. Data pelayanan kefarmasian disimpulkan berdasarkan kategori mutu pelayanan kefarmasian di apotek. Kepuasan pasien dianalisis dengan membandingkan bobot realita dan ekspektasi berdasarkan variabel yang mempengaruhi kepuasan pasien. Selanjutnya dianalisis untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara mutu pelayanan kefarmasian dengan tingkat kepuasan pasien menggunakan SPSS 23 uji spearsman’s rho. Mutu pelayanan kefarmasian di apotek wilayah Kecamatan X Kota Surakarta tahun 2022 memperoleh skor rata-rata sebesar 63,62% (cukup) dan rata- rata persentase tingkat kepuasan pasien sebesar 79,55 % (puas). Hasil uji korelasi spearman’s rho sebesar 0,994 hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara mutu pelayanan kefarmasian dengan tingkat kepuasan pasien.

Kata Kunci: pelayanan kefarmasian, kepuasan pasien, apotek Kecamatan X Surakarta

References

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek, (2016).

Ditjen Binfar dan Alkes. (2008). Petunjuk Teknis Pelaksanaan Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotik.. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Feneranda, E., Pambudi R. S., Septiana, R. (2021). Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Apotek x Surakarta Selama Masa Pandemi Covid-19. 1 (1): 789-797.

Dominica, D., Putra D., P., Yulihasri. Effect of Pharmacist Presence to Pharmaceutical Service at Pharmacies. Journal of Pharmaceutical & Clinical Sciences, 3(1), 99-107.

Presiden RI, (2002). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1332/MENKES/SK/X/2002 tentang Ketentuan dan Pemberian Izin Apotek. Jakarta.

Lutfiyati, H., Yuliastuti, F., Dianita, P., S. 2016. Pelaksanaan Konseling oleh Apoteker di Apotek Kecamatan Temanggung. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis, 2(1).

Hayati, I. (2021). Gambaran Perencanaan dan Pengadaan Obat di Apotek Mulia Sehat Kabupaten Tegal. Skripsi. Politeknik Harapan Bersama. Jawa Tengah.

Awaliyah, H., Prabandari, S., Purgiyanti. (2021). Gambaran Alur Penerimaan dan Penyimpanan Perbekalan Farmasi di Apotek Nurani Tegal. Jurnal Ilmiah Farmasi, Volume x, halaman x.

Dewi., Listiana, T., Putri, A.R., Febriyanti, R. (2021). Gambaran Pengelolaan Obat Rusak dan Kadaluarsa di Apotek Pradipta. Jurnal Ilmiah Farmasi, x(x).

Walsono, R., P. (2016). Studi Praktek Pelayanan Kefarmasian Oleh Apoteker Di Apotek. Skripsi. Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta.

Nafisah. (2010). Tinjauan Atas Pengendalian Intern Persediaan Farmasi Pada Apotek. Skripsi. Universitas Komputer Indonesia. Bandung.

Vidiawati., Nur, A. (2021). Tingkat Kepuasan Pasien Pada Waktu Tunggu Pelayanan Obat Dengan Resep di Apotek Duta Sehat Pagongan. Skripsi. Politeknik Harapan Bersama Tegal. Jawa Tengah

Putri, D. R. (2017). Pengaruh Kualitas Pelayanan Kefarmasian Terhadap Kepuasan, Kepercayaan & Loyalitas Konsumen Apotek. Indonesian Journal For Health, 1(1).

Widiawati, T., Susanto, A., Purwantiningrum, H. (2021). Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien tentang Kualitas Pelayanan di Apotek Tegongan Balapulang Wetan. Jurnal Ilmiah Farmasi, x(x), 2089–5313.

Mayefis, Delladari.,et al., 2015, Pengaruh Kualitas Pekayanan Informasi Obat terhadap Kepuasan Pasien Apotek X Kota Padang, Fakultas Farmasi Universitas Andalas : Padang, Sumatra Utara.

Sugiono. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta. Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Aristantya, N. 2017. Mutu Pelayanan Kefarmasian Di Apotek-Apotek Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Skripsi. Diterbitkan 01 Februari 2017. Fakultas Farmasi. Universitas Sumatera Utara: Medan.

Downloads

Published

2023-04-30

How to Cite

Benita, Z., Wijayanti, T., & Pramukantoro, G. E. (2023). Hubungan Mutu Pelayanan Kefarmasian dengan Kepuasan Pasien di Apotek Wilayah Kecamatan X Kota Surakarta Tahun 2022: Correlation of Quality of Pharmaceutical Services and Patient Satisfaction in Pharmacy of X District Surakarta in 2022. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(2), 186–197. https://doi.org/10.25026/jsk.v5i2.1711

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.