Penggunaan Antibiotik Restriksi pada Pasien Sepsis di Ruang ICU RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi Periode 2017-2019

Use of Restricted Antibiotics in Sepsis Patients in the ICU at H. Abdul Manap Hospital, Jambi City for the 2017-2019 Period

  • Fidya Rizky Bardani STIKES Harapan Ibu Jambi
  • Yuni Andriani STIKES Harapan Ibu Jambi
  • Rahmadevi Rahmadevi STIKES Harapan Ibu Jambi
Keywords: Antibiotik Restriksi, Resistensi, Sepsis, ICU

Abstract

Saat ini resistensi antibiotik menjadi perhatian dunia karena dampaknya terhadap peningkatan angka morbiditas, mortalitas, biaya terapi dan kegagalan terapi. Pada ruang yang dibatasi disebut juga dengan antibiotik restriksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui persentase penggunaan antibiotik restriksi pasien Sepsis di Ruang ICU RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi periode 2017-2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan ICU, penggunaan antibiotik terbilang tinggi, sehingga risiko resistensi antibiotik juga tinggi. Restriksi antibiotik merupakan strategi di dunia kesehatan untuk mengurangi kejadian resistensi antibiotik dengan cara membatasi penggunaan antibiotik, antibiotik data secara retrospektif dan menggunakan teknik purposive sampling. Terdapat 38 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian karakteristik pasien menunjukkan sampel dominan perempuan 21 pasien (55,3%), rentang usia >65 tahun 15 pasien (39,5%), lama rawatan <7 hari 21 pasien (55,3%), meninggal 23 pasien (60,5%) dan penyakit penyerta DM Tipe II 4 pasien (12,5%). Hasil penelitian antibiotik restriksi yang digunakan pasien meliputi: meropenem 31 pasien (69%), levofloxacin 7 pasien (15,6%), ciprofloxacin 2 pasien (4,5%), cipoferazon 1 pasien (2,2%) dan ceftazidim 1 pasien (2,2%). Angka persentase penggunaan antibiotik restriksi dari tahun 2017 – 2019 adalah 100%, 75% dan 76%. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu nilai persentase penggunaan antibiotik restriksi pada pasien Sepsis mengalami penurunan pada tahun ke-2 dan cenderung menetap di tahun berikutnya. Nilai persentase tertinggi yaitu ditahun 2017 sebesar 100% terendah ditahun 2018 sebesar 75%.

References

Departemen Kesehatan RI, 2010. Profil Kesehatan Indonesia 2009, Kementerian Kesehatan RI.
[2] Setiawati, A. 2015. Peningkatan Resistensi Kultur Bakteri staphylococcus aureus Terhadap Amoxicillin Menggunakan Metode Adaptif Gradual, Jurnal Farmasi Indonesia, Volume 7, (3), Halaman 190-194
[3] Nuryah, A., Yuniarti, N., & Puspitasari, I. 2019. Prevalensi dan Evaluasi Kesesuaian Penggunaan Antibiotik pada Pasien dengan Infeksi Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, Majalah Farmaseutik, Volume 15, (2), Halaman 123.
[4] Asharina, I. 2017. Resistensi Antibiotik Di Indonesia- Tak Usah Dulu Bermain, (September 2016), Halaman 0–6.
[5] Sjahjadi, N. R., Rasyid, R., Rustam, E., & Restusari, L. 2014. Prevalensi Kuman Multi Drug Resistance (MDR) di Laboratorium Mikrobiologi RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode Januari 2010-Desember 2012, Jurnal Kesehatan Andalas, Volume 3, (3), Halaman 440–444.
[6] Hidayat. (2017). Analisis Pola Kuman Dan Pola Resistensi Antibiotik Di Ruang Icu Dan Ruang Perinatologi Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2013. Jurnal Medika Malahayati, Volume 3, (1), Halaman 1–14.
[7] Prof. Dr. Sugiyono. 2016. Metode Penelitian. Bandung : Alfabeta
[8] Sjahjadi, N. R., Rasyid, R., Rustam, E., & Restusari, L. (2014). Prevalensi Kuman Multi Drug Resistance (MDR) di Laboratorium Mikrobiologi RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode Januari 2010-Desember 2012. Jurnal Kesehatan Andalas, 3(3), 440–444.
[9] Pradipta, I.S., Elis, R., Arrum D. K.,Hartanto, H., Rizki, A., Ellin, F., Rizky, A., 2015. T Antibiotic Resistance in Sepsis Patients. Journal Of Family And Community.
[10] Utami, eka rahayu. (2011). Antibiotika, Resistensi dan Rasionalitas Terapi. 1(4), 191–198.
[11] Estiningsih, D., Puspitasari, I., & Nuryastuti, T. (2016). Identifikasi Infeksi Multidrug-Resistant Organisms (Mdro) Pada Pasien Yang Dirawat Di Bangsal Neonatal Intensive Care Unit (Nicu) Rumah Sakit. Manajemen Dan Pelayanan Farmasi, 6 No 3, 243–248.
[12] Rahman, V. (2015). Pola Resistensi Acinetobacter baumannii yang di Isolasi di Intensive Care Unit (ICU) RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Periode 1 Januari Hingga 31 Desember 2014. Jom FK, 2(2), 1–8.
Published
2021-04-22
How to Cite
Bardani, F. R., Andriani, Y., & Rahmadevi, R. (2021). Penggunaan Antibiotik Restriksi pada Pasien Sepsis di Ruang ICU RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi Periode 2017-2019. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(2), 227-232. https://doi.org/10.25026/jsk.v3i2.282