Hubungan Usia Menarche, Status Gizi, Stres dan Kadar Hemoglobin Terhadap Kejadian Dismenorea Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Relationship between Menarche Age, Nutritional Status, Stress, and Hemoglobin Levels on the Incidence of Primary Dysmenorrhea in Students of Faculty of Medicine, University of Mulawarman

  • Safira Nuraini Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, Samarinda
  • Yasmin Sabina Sa'diah Laboratorium Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman
  • Evi Fitriany Laboratorium Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman

Abstract

ABSTRACT

Primary dysmenorrhea is a condition of cramping pain in the lower abdomen which could affect the back or inner thigh occuring just before or during menstruation without any gynaecological problems. The study was conducted to find out the assosiation between age at menarche, nutritional status, stress, hemoglobin level and primary dysmenorrhea. Analytical observational study with cross sectional design was used. The population were female students of the Medical Faculty of Mulawarman University. A total of 87 samples was took with purposive sampling technique. The data collection was carried out using WaLIDD score questionnaire, DASS 42 questionnaire, direct measurement of body weight, height, and hemoglobin level. The data was analysed with univariate and bivariate analysis by Pearson Chi-Square and Fisher’s Exact Test. The result showed that most of the respondents had moderate primary dysmenorrhea (51,7%), normal age at menarche (47,1%), overweight nutritional status (35,6%), moderate stress (35,6%) and normal hemoglobin level (66,7%). It was concluded that there was a relationship between primary dysmenorrhea with menarche (p=0,016), nutritional status (p=0,042) and stress (p=0,035), but there was no relationship with hemoglobin level (p=0,055).

Keywords: Primary dysmenorrhea, menarche, nutritional status, stress, hemoglobin level

ABSTRAK

Dismenorea primer adalah kondisi nyeri atau kram perut bagian bawah tanpa adanya masalah ginekologi yang dapat menjalar ke punggung atau paha bagian dalam dan terjadi sebelum atau selama menstruasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia menarche, status gizi, stres dan kadar hemoglobin terhadap kejadian dismenorea primer. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman angkatan 2018-2019, didapatkan sampel sebanyak 87 orang menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara pengisian kuesioner WaLIDD score, Depression Anxiety Stress Scale (DASS) 42, pengukuran langsung berat badan, tinggi badan dan kadar hemoglobin. Analisis data dilakukan univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square dan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian didapatkan responden paling banyak mengalami dismenorea primer sedang (51,7%), usia menarche kategori normal (47,1%), status gizi overweight (35,6%), stres tingkat sedang (35,6%) dan kadar hemoglobin (Hb) normal (66,7%). Ada hubungan antara usia menarche (p=0,016), status gizi (p=0,042) dan stres (p=0,035), tetapi tidak ada hubungan kadar Hb (p=0,055) dengan kejadian dismenorea primer.

Kata kunci: Dismenorea primer, usia menarche, status gizi, stres, kadar hemoglobin

References

[1] Wulandari, A., Hasanah, O., & Woferst, R. (2018). Gambaran Kejadian dan Manajemen Dismenore pada Remaja Putri di Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru. JOM FKp Volume 5 No. 2 , 468-476.
[2] Zivanna, A., & Wihandani, D. M. (2017). Hubungan Antara Obesitas dengan Prevalensi Dismenorea Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal Medika Volume 6 No. 5, 1-11.
[3] Bernardi, M., Lazzeri, L., Perelli, F., Reis, F. M., & Petraglia, F. (2017). Dysmenorrhea and Related Disorders. F1000Research.
[4] Arisani, G. (2019). Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT), Kadar Hemoglobin dan Paparan Asap Rokok dengan Kejadian Dismenore. Midwiferia Volume 5 No.1, 1-8.
[5] Berkley, K. J. (2013). Primary Dysmenorrhea: An Urgent Mandate. Pain Clinical Updates IASP Volume 21 No.3, 1-8.
[6] Nurwana, Sabilu, Y., & Fachlevy, A. F. (2017). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenorea pada Remaja Putri di SMA Negeri 8 Kendari Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Volume 2, No. 6, 1-14.
[7] Rohmawati, W., & Wulandari, D. A. (2019). Faktor yang Berhubungan dengan Nyeri Dismenore Primer pada Siswi di SMA Negeri 15 Semarang . Jurnal Bidan Cerdas Volume 2 No.2 , 84-91.
[8] Indriyani, R. (2018). Hubungan Usia Menarke, Aktivitas Fisik dan Indeks Massa Tubuh dengan Dismenorea pada Siswi SMAN 3 Samarinda. Samarinda: [Skripsi].
[9] Salsabila, H. (2018). Hubungan Status Gizi dan Siklus Menstruasi Terhadap Kejadian Dismenorea pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Samarinda: [Skripsi].
[10] Smith, R. P. (2018). Dysmenorrhea and Menorrhagia: A Clinician’s Guide. Switzerland: Springer.
[11] Andriyani, R., & Safitri, E. (2016). Hubungan Antara Anemia, Status Gizi dan Faktor Psikologis (Stress) dengan Kejadian Dismenorea. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Volume 7 No. 4, 197-200.
[12] Lail, N. H. (2019). Hubungan Status Gizi, Usia Menarche dengan Dismenorea pada Remaja Putri Di SMK K Tahun 2017 . Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Volume 9 No. 2, 88-95.
[13] Crawford, J. R., & Henry, J. D. (2003). The Depression Anxiety Stress Scales (DASS): Normative Data and Latent Structureamle in a Large Non-Clinical S. British Journal of Clinical Psychology, 111-131.
[14] Teheran, A. A., Pineros, L. G., Pulido, F., & Guatibonza, M. C. (2018). WaLIDD Score, a New Tool to Diagnose Dysmenorrhea and Predict Medical Leave in University Students. International Journal of Women’s Health , 35-45.
[15] Febrianti, L. D. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenorea pada Mahasiswi Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Respati Yogyakarta Tahun 2015. Jurnal Medika Respati Vol XI Nomor 2, 12-21.
[16] Beddu, S., Mukarramah, S., & Lestahulu, V. (2015). Hubungan Status Gizi dan Usia Menarche Dengan Dismenore Primer pada Remaja Putri. The Southeast Asian Journal of Midwifery Vol. 1, No.1, 16-21.
[17] Trimayasari, D., & Kuswandi, K. (2014). Hubungan Usia Menarche dan Status Gizi Siswi SMP Kelas 2 dengan Kejadian Dismenore. Jurnal Obstretika Scientia Volume 2 No. 2, 192-211.
[18] Juliana. (2018). Determinan Dismenorea di SMAN 2 Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir. Jurnal Endurance Volume 3 No. 1, 61-68.
[19] Tsamara, G., Raharjo, W., & Putri, E. A. (2020). Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Dismenore Primer pada Mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan LPM Unhas Volume 2 Ed.3, 130-140.
[20] Pundati, T. M., Sistiarani, C., & Hariyadi, B. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenore pada Mahasiswa Semester VIII Universitas Jendral Soedirman Purwokerto. Jurnal Kesmas Indonesia Volume 8 No. 1, 40-48.
[21] Rejeki, S., Hayati, N., & Yunitasari, R. (2019). Hubungan Tingkat Stres dan Karakteristik Remaja Putri dengan Kejadian Dismenore Primer. Jurnal Kebidanan Vol. 8 No.1, 50-55.
[22] Vitiasaridessy, F. (2014). Kadar Hemoglobin dengan Kejadian Dismenorea pada Remaja Putri. Jurnal Edu Health Volume 4 No. 2, 112-117.
[23] Mawaddah, S., & Pratiwi, I. M. (2018). Hubungan Kadar Hemoglobin dengan Kejadian Dismenorea Pada Remaja. Jurnal Berkala Kesehatan, Vol. 4 No. 2, 61-64.
[24] Cholifah, & Hadikasari, A. A. (2015). Hubungan Anemia , Status Gizi, Olahraga dan Pengetahuan dengan Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri. Midwiferia Volume 1 No. 1, 31-43.
[25] Savitri, N. P., Citrawathi, D. M., & Dewi, N. P. (2019). Hubungan Status Gizi dan Usia Menarche denganKejadian Dismenore Siswi SMP Negeri 2 Sawan. Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol.6 No.2, 93-102.
[26] Ardhana, M., & Hastuti, T. P. (2018). Hubungan Kadar Hemoglobin dengan Kejadian Dismenore pada Mahasiswa Tingkat Satu Program Studi Kebidanan Magelang Poltekkes Kemenkes Semarang. Jurnal Biometrika dan Kependudukan Volume 7 No. 1, 59-66.
[27] Ropitasari, & Safitri, I. (2015). Hubungan Anemia dengan Tingkat Dismenore di SMA Muhammadiyah 3 Surakarta. IJEMC Volume 2 No. 2, 27-31.
[28] Joshi, T., Kural, M., Agrawal, D. P., Noor, N. N., & Patil, A. (2015). Primary Dysmenorrhea and its Effect on Quality of Life in Young Girl. International Journal of Medical Science and Public Health Volume 4, 381-385.
[29] Gebeyehu, M. B., Mekuria, A. B., Tefera, Y. G., & Andarge, D. A. (2017). Prevalence, Impact, and Management Practice of Dysmenorrhea among University of Gondar Students, Northwestern Ethiopia: A Cross-Sectional Study. International Journal of Reproductive Medicine , 1-8.
[30] Martinez, E. F., Onieva-Zafra, M. D., & Parra-Fernandez, M. L. (2019). The Impact of Dysmenorrhea on Quality of Life among Spanish Female Uniersity Students. International Journal of Environmental Research and Public Health, 1-12.
[31] Alghamdi, F., Al-Zahrani, A., & Alabdulaziz, H. (2019). Associated Factors and Outcomes of Dysmenorrhea Among Female Nursing Students at King Abdulaziz University. American Journal of Nursing Science Volume 8 No.1, 18-25.
[32] Hidayat N & Sunarti. (2015). Validitas Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Menggunakan Metode Hb Meter pada Remaja Putri di MAN Wonosari. KESMAS, 11-18.
[33] WHO. (2011). Haemoglobin Concentration for the Diagnosis of Anaemia and Assessment of Severity. Vitamin and Mineral Nutrition Information System, 1-6.
Published
2021-06-08
How to Cite
Nuraini, S., Sa’diah, Y. S., & Fitriany, E. (2021). Hubungan Usia Menarche, Status Gizi, Stres dan Kadar Hemoglobin Terhadap Kejadian Dismenorea Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(3), 443-450. https://doi.org/10.25026/jsk.v3i3.398