Persepsi Ibu Hamil terhadap Persalinan pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Banjar

  • Erlenie Dia Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
Keywords: Pendahuluan, tabel, referensi

Abstract

Kabupaten Banjar telah melampaui cakupan pelaksanaan Kelas Ibu Hamil secara nasional dan merupakan kabupaten tertinggi ke-2 tahun 2016 dalam cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan. Namun angka persalinan pada fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Banjar masih rendah dan paling signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi Ibu Hamil terhadap persalinan pada fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Banjar. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasinya adalah Ibu hamil yang menghadiri kegiatan Kelas Ibu Hamil di Kabupaten Banjar di bulan Desember 2017. Tehnik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling terhadap 100 orang Ibu Hamil. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan kemudian dianalisis menggunakan Skala Likert. Hasilnya Ibu hamil mempunyai persepsi yang baik tentang keberadaan, manfaat, kemudahan akses dan lokasi fasilitas kesehatan. Demikian juga manfaat dan keselamatan persalinan, kemampuan petugas serta kelengkapan peralatan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan, hanya persepsi tentang bahaya persalinan di rumah dan kemudahan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan dengan persepsi cukup. Kesimpulannya bahwa Ibu hamil di Kabupaten Banjar memiliki persepsi yang baik terhadap persalinan pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Kata kunci : persepsi, Ibu hamil, persalinan, pemanfaatan, fasilitas pelayanan kesehatan

References

1. Kementerian Kesehatan, R. I. (2014a). Mother’s Day, Situasi Kesehatan Ibu. In Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-ibu.pdf
2. Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. (2016a). Profil Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2016. Banjarmasin
3. Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. (2016b). Laporan Seksi Kesehatan Keluarga Tahun 2016. Banjarmasin
4. Azizah, R. K. (2016). Religiusitas, Regulasi Diri, dan Kaitanya dengan Prestasi Belajar Matematika. Digital Library UIN Sunan Ampel, Digit. Libr. UIN Sunan Ampel. http://digilib.uinsby.ac.id/5330/
5. Kementerian Kesehatan, R. I. (2014b). Pegangan Faslitator Kelas Ibu Hamil. Direktorat Jenderal, Bina Gizi Dan KIA; Kemenkes RI. http://kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/Pegangan Fasilitator Kelas Ibu Hamil.pdf
6. Arief, M., & Sudikno, S. (2015). Determinan Pemilihan Persalinan di Fasilitas Kesehatan (Analisis Data Riset Kesehatan Dasar Tahun 2010). Jurnal Kesehatan Reproduksi. https://doi.org/10.22435/kespro.v5i3.3892.145-154
7. Tuilan, J. M., Nurhayani, & Hamzah, A. (2015). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Pertolongan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan Di Wilayah Kerja Puskesmas Makele. repository.unhas.ac.id. http://repository.unhas.ac.id/bitstream/handle/123456789/13194/JEINET MACITA.pdf?sequence=1
8. Peraturan Presiden. (2012). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Nasional. bpk.go.id. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Download/69211/Peraturan Presiden No 72 Tahun 2012 _ Lamp.pdf
9. Primanita, A. (2011). Hubungan Antara Persepsi Tentang Sakit Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Oleh Peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat Di Puskesmas Gunung Pati Kota Semarang. lib.unnes.ac.id. http://lib.unnes.ac.id/5819/1/7564.pdf (diakses tanggal 07 November 2017)
10. Istiqomah, K. (2017). Hubungan Persepsi dengan Sikap Pemuda Pedesaan Mengenai Pekerjaan Pertanian Hortikultura (Desa Ciputri Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur Jawa Barat). Scientific Repository. http://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/85303/I17kis.pdf?sequence=1&isAllowed=y
11. Dewi, K. Y., & Ekawati, N. K. (2016). Persepsi Ibu Hamil Terhadap Program Kelas Ibu Hamil Di Wilayah Kerja UPT Kesmas Sukawati 1 Tahun 2016. 123dok. https://id.123dok.com/document/download/yj7pj4my
12. Rochayah, S. (2012). Hubungan Kelas Ibu Hamil Dengan Pemilihan Penolong Persalinan di Wilayah Puskesmas Bruno Kabupaten Purworejo Jawa Tengah Tahun 2012 [Universitas Indonesia]. In lib.ui.ac.id. http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20314671-S_Siti Rochayah.pdf
13. Alfaqinisa, R. (2015). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Orang Tua Tentang Pneumonia Dengan Tingkat Kekambuhan Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Ngesrep Kota Semarang Tahun 2015 [Universitas Negeri Semarang]. In lib.unnes.ac.id. http://lib.unnes.ac.id/22943/1/6411411240.pdf
14. Indryani. (2013). Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Utilisasi Pelayanan Persalinan Oleh Pasien Antenatal Care di Rumah Sakit Puri Ninere Tahun 2013. repository.uinjkt.ac.id. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26512/1/INDRYANI-FKIK.pdf
15. Wahyuni, N. S. (2012). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Sumber Rejo Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2012. lib.ui.ac.id. http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20320041-S-Nanik Sri Wahyuni.pdf (diakses tanggal 02 November 2017)
16. Mardawati, R. (2014). Pengaruh Orientasi Etis, Gender, Dan Pengetahuan Etika Terhadap Persepsi Mahasiswa Akuntansi Atas Perilaku Tidak Etis Akuntan (Studi pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Negeri Yogyakarta) [Universitas Negeri Yogyakarta]. In eprints.uny.ac.id. http://eprints.uny.ac.id/16816/1/Revita.pdf
17. Kementerian Kesehatan, R. I. (2014c). Pedoman Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil (D. J. B. G. D. KIA (ed.)). Direktorat Jenderal, Bina Gizi Dan KIA; Kemenkes RI. http://kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/Pedoman Pelaksanaan Kelas Ibu Balita 2019.pdf
Published
2021-04-01
How to Cite
Erlenie Dia. (2021). Persepsi Ibu Hamil terhadap Persalinan pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Banjar. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(2), 110-119. https://doi.org/10.25026/jsk.v3i2.433