Efektivitas Akupunktur “GI” terhadap Pengobatan Stres pada Pasien di Klinik Akupunktur Sukamenak dan UPT Layanan Kesehatan Bumi Medika Ganesa ITB

  • Risna Agustina Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Andreanus A. Soemardji Clinical Pharmacy and Community Master Program, School of Pharmacy, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
Keywords: “GI” Acupuncture, s, tress, effectiveness .

Abstract

Penelitian mengenai pengaruh akupunktur “GI” pada pengobatan stres telah dilakukan pada pasien stres yang melakukan terapi akupunktur di Klinik Akupunktur Sukamenak dan UPT Layanan Kesehatan Bumi Medika Ganesa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Akupunktur “GI” terhadap penurunan tingkat stres pada pasien, serta untuk memperkuat kegunaan dan posisi akupunktur “GI” dalam sistem kesehatan sebagai terapi komplementer. Penelitian ini merupakan studi observasional konkuren secara kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan selama 3 bulan melalui wawancara dengan parameter utama skala stres. Analisis pengaruh terapi Akupunktur “GI” terhadap pasien stres dapat diamati melalui penurunan skor stres pada responden yang rutin melakukan terapi akupunktur dan juga pengaruh usia, dan jenis kelamin terhadap penurunan skor stres. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna (r= -0,998) antara penurunan skor stres dengan jumlah terapi akupunktur “GI”, adanya hubungan jumlah terapi akupunktur “GI” yang dilakukan dengan penurunan skor stres. Selain itu, penelitian ini membuktikan adanya pengaruh jenis kelamin terhadap efektivitas terapi akupunktur “GI”. Dapat disimpulkan bahwa terapi akupunktur “GI” berperan dalam penekanan gejala stres, prospektif sebagai terapi alternatif ataupun komplementer bagi penderita stres.

References

1.Guan, Y. J. , J. J. Xiang, danJin L.(2006) :Contemporary Medical Acupuncture-A System Approach, Higher Education Press, Beijing, 277-278

2.Ismail, G. (2009) :Sehat Tanpa Obat dengan Tusuk Jarum Ala Indonesia, Grasindo, Jakarta, 40-82

3.World Health Organization, (2002) :Guidelineson Basic Training and
safety in Acupuncture, Geneva,19-20

4.Haruyama, S. (2011) : The Miracle of Endorphin, Mizan Pustaka, Bandung.36 -100

5.Zhang, X,R. (2002) :Acupuncture : Review and Analysis of Reports on Controlled Clinical Trials, World Health Organization,Geneva, 1,5,17.

6.Lovibond, S.H. & Lovibond, P.F. (1995) :Manual for the Depression Anxiety Stress Scales,2nd ed.,Psychology Fundation, Sydney.

7.SunyotoD. dan Ari S. (2013) : Buku Ajar Statisik Kesehatan Parametrik, Non Parametrik, Validitas, dan Reliabilitas, Nuha Media,
Yogyakarta. 309-312

8.Schmeelk-Cone, K. H., dan Zimmerman M.A. (2003):A Longitudinal Analysis Of Stress InAfrican American Youth: Predictors and Outcomes Of Stress Trajeetories. Journaln Of Youth Adolescence., 6(32), 419-432

9.Levine, B.R. (2006) : Sehat Berawal dari Pikiran.Buana Ilmu Populer, Jakarta, 34 -97

10.Borysenko, J., (1988) : Minding The Body MendingThe Mind.
Bantam Books, New York, 13

11.Santrock, J.W. (2003) :Aldocense(perkembangan remaja),
Terjemahan oleh Soejarwo. Erlangga., Jakarta

12.Hamid, P. N., YueX. D., dan Leung, C. M. (2003) :Aldolescent Coping In Different Chinese Family Environments. Journal Of Aldolescent, 38 (149), 111-123

13.Hurlock., (2008) :Psikologi perkembangan suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan,5th ed., Erlangga, Jakarta. 320-336
Published
2016-06-30
How to Cite
Agustina, R., & Soemardji, A. A. (2016). Efektivitas Akupunktur “GI” terhadap Pengobatan Stres pada Pasien di Klinik Akupunktur Sukamenak dan UPT Layanan Kesehatan Bumi Medika Ganesa ITB. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 1(5), 251-262. https://doi.org/10.25026/jsk.v1i5.47