Tingkat Pengetahuan tentang Kanker Payudara dan Perilaku SADARI pada Mahasiswi Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman

Level of Knowledge about Breast Cancer and BSE Behaviours in Students of Medical Study Program, Faculty of Medicine, University of Mulawarman

  • Enggarita Widyahapsari Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman
  • Hadi Irawiraman Laboratorium Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman
  • Endang Sawitri Laboratorium Fisiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman
Keywords: Tingkat Pengetahuan, Kanker Payudara, SADARI

Abstract

Breast cancer is the most type of cancer that affects women in worldwide. The high mortality rate due to breast cancer is caused by the large number of cancer patients who have just arrived at an advanced stage. Breast self-examination (BSE) is an effort to detect breast cancer as early as possible so that it can reduce morbidity and mortality, in which predisposing factors including the level of knowledge can affect a person's willingness to perform breast cancer screening. This study aimed to determine the level of knowledge about breast cancer and BSE behaviour in students of Medical, Faculty of Medicine, Mulawarman University Samarinda. This research was a descriptive study with a cross-sectional approach. Data sources were primary. Primary data was obtained by using a questionnaire instrument that was filled out via google form. Secondary data was obtained from the data archive of the number of female students kept by the Academic and Student Affairs subdivision. The research sample were 111 students of the Medical, 4th year class (37,8%), 3rd year class (35,1%), and 2nd year class (27%), Faculty of Medicine, Mulawarman University Samarinda. The result showed that the level of knowledge about the breast cancer in the low category was 3 (2.7%), the medium category was 44 (39.6%), and the high category was 64 (57.7%). The poor BSE behaviour was in 13 (11.7%), good enough behaviour was 70 (63.1%) and excellent behaviour was 28 (25.2%). The conclusion is most of the medical students already had good knowledge about breast cancer and good enough BSE behaviour.

References

[1] IARC. 2019. Incidence, mortality and prevalence in Indonesia. GLOBOCAN.
[2] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Laporan Nasional. RISKESDAS. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hal: 192-214.
[3] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2016. Pusat data dan informasi : Bulan Peduli Kanker Payudara. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI. doi: ISSN 2442-7659. Hal: 2-4.
[4] Djatmiko A, Octovianus J, Fortunata N, Andaru I. 2013. Profil cancer delay pada kasus kanker payudara di RS Onkologi Surabaya. Indonesian Journal of Cancer. 7 (2): 47-52.
[5] Allgar, VL., Neal, RD. 2005. Delays In The Diagnosis Of Six Cancers: Analysis Of Data From The National Survey On NHS Patients Cancer. British Journal Of Cancer: 92, (l): 1959-1970.
[6] Wirawan, S. 2016. Profil Keterlambatan Terapi Akibat Keterlambatan Dokter Dan Sistem Pada Pasien Kanker Yang Dirujuk Ke Departemen Radioterapi RSUPN DR Cipto Mangunkusumo. [Tesis]. Jakarta: Universitas Indonesia.
[7] Fatimah, HR., Meilani, N., Maryani, Tri. 2018. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Sadari Pada Wanita Di Kecamatan Tegalrejo Kota Yogyakarta. [Tesis]. Yogyakarta : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan.
[8] Septiani S., Mahyar S. 2013. Faktor-faktor Yang berhubungan Dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Siswa SMAN 62 Jakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5, No.1, hal.31-35.
[9] Andita, Utut. 2016 . Pengaruh Pendidikan Kesehatan SADARI dengan Media Slide dan Benda Tiruan Terhadap Perubahan Pengetahuan WUS. Jurnal Promkes,12, (2) :177-187
[10] Alviariza, A & Adiputra, P. 2020. Gambaran tingkat pengetahuan tentang Periksa Payudara Sendiri (SADARI) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali, Indonesia. Intisari Sains Medis, 11,(1) :190-193
[11] Hackshaw AK, Paul EA. 2003. Breast self-examination and death from breast cancer: a meta-analysis. Br J Cancer. 88,(7) :1047–1053
[12] Dewy, I. 2012. Gambaran Motivasi dan Tingkat Pengetahuan Mengenai Kanker Payudara pada Perempuan yang Melakukan Mamografi. [Tesis]. Jakarta: Universitas Indonesia.
[13] Aprilliani, Lasri. 2015. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Kanker Payudara Dengan Perilaku Sadari Pada Mahasiswi D Iii Kebidanan Semester Iv Di Stikes ‘Aisyiyah Yogyakarta.[Skripsi]. Yogyakarta : STIKES ‘Aisyiyah
[14] Erbil, N., dan Bolukbas. (2012). Beliefs, Attitudes, and Behavior of Turkish Women about Breast Cancer and Breast Self-Examination According to a Turkish Version of The Champion Health Belief Model Scale. Asian Pasific Journal Cancer Prevention. Vol 13 No 11.
[15] Sari, S E., Harahap, W A., Saputra, D. 2018. Pengaruh Faktor Risiko Terhadap Ekspresi Reseptor Estrogen Pada Penderita Kanker Payudara Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 7, (4), :461-463
[16] American Cancer Society. 2018. Breast Cancer Facts & Figures 2017-2018. [Online]. Available : https://www.cancer.org/content/dam/cancer-org/research/cancer-facts-and-statistics/breast-cancer-facts-and-figures/breast-cancer-facts-and-figures-2017-2018.pdf
[17] Nugraheni, A. 2010. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang SADARI dengan PerilakuSADARI Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Mahasiswi DIV Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. [Tesis]. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
[18] Konsil Kedokteran Indonesia. 2012. Standar Kompetensi Dokter. Jakarta : Indonesia Medical Council
[19] Soimah, Nurul. 2020. Pengaruh pengetahuan perempuan pasangan usia subur terhadap upaya melakukan deteksi dini kanker serviks. Jurnal Kebidanan, 9, (1) :61-70
[20] Sihite, E., Nurchayati, S., Hasneli, Y. (2019). Gambaran Tingkat Pengetahuan tentang Kanker Payuadara dan Perilaku SADARI. Jurnal NERS Indonesia, 10,(1) :8-20
[21] Notoatmodjo, S. 2010. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi Edisi Revisi 2010. Jakarta: Rineka Cipta. Hal 89-111
[22] Safitri, A, Sulistiawati, Eva Rachmi. (2019). Hubungan Inteligensi dan Kepribadian dengan Indeks Prestasi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Motiva Jurnal Psikologi, 2, (1) :1-7
[23] Harnianti., Sakka, A., Saptaputra, S. 2016. Studi Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 1,(3) :1-9
[24] Lestari, I.A. 2014. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seks Pranikah pada Mahasiswa Unnes. Unnes Journal Of Public Health, 3, (4), : 28-32
[25] Wulandari, A & Ayu, S. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Mahasiswi. Prosiding Seminar Nasional IKAKESMADA “Peran Tenaga Kesehatan dalam Pelaksanaan SDGs”
[26] Deska, R., Ningsih, A., Luviana, L. (2020). Hubungan Pengetahuan Tentang Kanker Payudara Dengan Perilaku Sadari (Periksa Payudara Sendiri). Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung: [S.l.], 7, (2), :86-93,
Published
2021-06-30
How to Cite
Widyahapsari, E., Irawiraman, H., & Sawitri, E. (2021). Tingkat Pengetahuan tentang Kanker Payudara dan Perilaku SADARI pada Mahasiswi Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(3), 513-520. https://doi.org/10.25026/jsk.v3i3.537

Most read articles by the same author(s)