Gambaran Gejala Depresi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman

Overview of Depression Symptoms in Medical Faculty Students, Mulawarman University

  • Nilna Nur Faizah Universitas Mulawarman
  • Sulistiawati Sulistiawati Laboratorium Ilmu Pendidikan Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman
  • Eka Yuni Nugrahayu Laboratorium Ilmu Kedokteran Jiwa, Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman
  • Jaya Mualimin Laboratorium Ilmu Kedokteran Jiwa, Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman
  • Arie Ibrahim Laboratorium Ilmu Riset, Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman
Keywords: Depressive symptoms, BDI, medical students

Abstract

Abstract

The prevalence of depressive symptoms among medical students is known to be higher because they have been faced with variety of stressors. The purpose of this study was to determine the depressive symptoms among undergraduate medical students of Mulawarman University. This was a quantitative descriptive research with univariate analysis. Beck Depression Inventory (BDI) was used to collect the primary data. A cross-sectional study was conducted on a total of 364 sampled students selected by purposive sampling technique. The obtained data were described using descriptive statistics. The results of this study showed that 177 students (48,6%) had low (minimal) levels of depression, 93 students (25,6%) had mild depression, 62 students (17,0%) had moderate depression, and 32 students (8,8%) had severe depression. In summary, most students in the Medical Study Program of Mulawarman University had minimal depressive symptoms.


Abstrak

Prevalensi gejala depresi pada mahasiswa kedokteran diketahui lebih tinggi karena mereka dihadapkan dengan stresor yang bervariasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gejala depresi pada mahasiswa kedokteran preklinik di Universitas Mulawarman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan analisis univariat. Beck Depression Inventory (BDI) digunakan untuk mengumpulkan data primer. Studi potong lintang dilakukan pada 364 mahasiswa menggunakan teknik purposive sampling. Data yang telah diperoleh dideskripsikan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 177 (48,6%) mahasiswa memiliki tingkat depresi rendah (minimal), 93 mahasiswa (25,6%) memiliki gejala depresi ringan, 62 mahasiswa (17,0%) memiliki gejala depresi sedang, dan 32 mahasiswa (8,8%) memiliki gejala depresi berat. Sebagai kesimpulan, sebagian besar mahasiswa kedokteran Universitas Mulawarman memiliki gejala depresi minimal.

References

[1] F. Moir, J. Yielder, J. Sanson, and Y. Chen, 2018. Depression in Medical Students. JAMA J. Am. Med. Assoc. 9. pp. 323–333.
[2] L. Melaku, A. Mossie, and A. Negash, 2015. Stress among Medical Students and Its Association with Substance Use and Academic Performance. J. Biomed. Educ. pp. 1–9.
[3] S. A. M. Jafri, E. Zaidi, I. S. Aamir, H. W. Aziz, Imad-ud-Din, and M. A. H. Shah, 2017. Stress Level Comparison of Medical and Non-medical Students: A Cross Sectional Study done at Various Professional Colleges in Karachi, Pakistan. Acta Psychopathology. pp. 1–6.
[4] J. Quevedo, A. F. Carvalho, and C. A. Zarate, 2019. Neurobiology of Depression Road to Novel Therapeutics. Elsevier Inc.
[5] S. Khan and R. A. Khan, 2017. Chronic Stress Leads to Anxiety and Depression. Ann. Psychiatry Mental Health. 5. (1). 1–1.
[6] American Psychological Association, 2015. APA dictionary of psychology, 2nd ed. American Psychological Association. Washington DC.
[7] Siswanto, 2007. Kesehatan Mental: Konsep, Cakupan dan Perkembangannya, 1st ed. Penerbit ANDI. Yogyakarta.
[8] T. Pham et al., 2019. The prevalence of depression and associated risk factors among medical students: An untold story in Vietnam. PLoS One. 14, (8), pp. 1–17.
[9] L. S. Rotenstein et al., 2014. Depression, Depressive Symptoms, and Suicidal Ideation Medical Students: A Systematic Review and Meta-Analysis. J. Interv. Radiol. 17. (1). pp. 1–43.
[10] A. N. Cuttilan, A. A. Sayampanathan, and R. C. Ho, 2016. Mental health issues amongst medical students in Asia: a systematic review [2000 – 2015]. Ann. Transl. Med. 4, Mdd, 1–11.
[11] A. P. Larastiti, A. Fitrikasari, and W. Sarjana, 2014. Hubungan tingkat depresi dengan perilaku masturbasi pada mahasiswa fakultas kedokteran tahun pertama. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
[12] A. D. Hariyanto and A. D. Hariyanto, 2010. Prevalensi Depresi dan Faktor yang Mempengaruhi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Angkatan 2007. Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
[13] N. W. W. Asthiningsih, C. R. Marchira, and M. Sedyowinarso, 2010. Hubungan Kemampuan Kontrol Diri Dengan Kecenderungan Depresi Pada Mahasiswa Program B PSIK FK UGM. Ber. Kedokt. Masy. 26. (3). 138–143.
[14] S. R. Maulida, 2016. Hubungan Tingkat Gejala Depresi dan Indeks Prestasi (IP) pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Angkatan 2014. J. Mhs. PSPD FK Univ. Tanjungpura. 5. (1). pp. 1–12.
[15] R. Puthran, M. W. B. Zhang, W. W. Tam, and R. C. Ho, 2016. Prevalence of depression amongst medical students : a meta-analysis. Med. Educ. 2016. 50, pp. 456–468.
[16] R. D. Rahmayani, R. G. Liza, and N. A. Syah, 2019. Gambaran Tingkat Stres Berdasarkan Stresor pada Mahasiswa Kedokteran Tahun Pertama Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Angkatan. Jurnal Kesehatan Andalas. 8. (1). pp. 103–111.
[17] M. Amalina, 2018. Hubungan Depresi dengan Prestasi Belajar pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Samarinda.
[18] B. R. Maia and P. C. Dias, 2020. Anxiety, depression and stress in university students: The impact of COVID-19. Estud. Psicol. 37. pp. 1–8.
[19] A. Santoso et al., 2020. Tingkat Depresi Mahasiswa Keperawatan di Tengah Wabah COVID-19. J. Holist. Nurs. Heal. Sci., 3, 1. pp. 1–8.
[20] L. PH, M. F. Mubin, and Y. Basthomi, 2020. ‘Tugas Pembelajaran’ Penyebab Stres Mahasiswa Selama Pandemi COVID-19. J. Ilmu Keperawatan Jiwa. 3. (2). pp. 203–208.
[21] C. Manju, K. Singla, and J. Pathak, 2019. Evaluation of Stressors in Undergraduate Students in a Medical College in North India. J. Med. Acad. 2. (2). pp. 44–47.
[22] R. Jannah, 2019. Perbandingan Tingkat Stres antara Mahasiswa Semester III Angkatan 2017 dan Semester VII Angkatan 2015 di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh .
[23] M. A. Islam, W. Yun Low, W. Ting Tong, C. C. Wan Yuen, and A. Abdullah, 2018. Factors Associated with Depression among University Students in Malaysia: A Cross-sectional Study. KnE Life Sci. 4. (4). p. 415.
[24] N. L. P. A. P. Iswara, L. N. A. Mahayati, and N. M. R. P. Dewi, 2014. Hubungan Prevalensi Depresi dengan Tipe Locus of Control pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Udayana. 2. (2). pp. 14–24.
[25] M. S. Nst, E. Purwoningsih, D. P. Gultom, and I. I. Fujiati, 2018. Pengaruh Penulisan Skripsi terhadap Simtom Depresi dan Simtom Kecemasan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Angkatan 2014. Ibnu Sina Biomedika. 2. (1). pp. 227–249.
Published
2021-10-31
How to Cite
Faizah, N. N., Sulistiawati, S., Nugrahayu, E. Y., Mualimin, J., & Ibrahim, A. (2021). Gambaran Gejala Depresi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(5), 654-660. https://doi.org/10.25026/jsk.v3i5.545