Aktivitas Antibakteri dan Bioautografi Ekstrak Etanol, Fraksi Non Polar, Semipolar Serta Polar Daun Sirsak (Annona muricata L.) terhadap Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus epidermidis

  • Haryoto Haryoto
  • Yuliana Dwi Jayanti Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Tromol Pos 1, Pabelan Kartasura, Surakarta 57102
  • Henggar Prasetyo Wikan Saputro Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Tromol Pos 1, Pabelan Kartasura, Surakarta 57102
  • Kosworo Kosworo Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Tromol Pos 1, Pabelan Kartasura, Surakarta 57102
Keywords: Annona muricata L., antibakteri, Klebsiella pneumoniae, Staphylococcus epidermidis, ekstrak etanol, 3 fraksi, bioautografi

Abstract

Penyakit infeksi masih merupakan penyakit utama dan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Salah satu tanaman yang dapat  dimanfaatkan  sebagai  obat adalah tumbuhan sirsak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kadar Hambat Minimum (KHM) ekstrak etanol, fraksi nonpolar, semipolar dan polar daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus epidermidis serta golongan senyawa kimianya yang mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus epidermidis. Daun sirsak diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode dilusi padat. Untuk mengetahui kandungan senyawa dari ekstrak etanol daun sirsak dilakukan uji Kromatografi Lapis Tipis. Bioautografi dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa yang terdapat dalam ekstrak etanol daun sirsak yang berkhasiat sebagai antibakteri yang ditunjukkan dengan adanya zona jernih pada media yang telah diinokulasi bakteri dan ditempeli plat KLT hasil elusi ekstrak etanol daun sirsak. Uji Kromatografi Lapis Tipis menggunakan fase diam silika gel GF254 dan fase gerak heksan:etil asetat (7:3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirsak, fraksi  nonpolar, semipolar dan polar mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus epidermidis dengan KHM berturut-turut sebesar 2,5% 3%; 3,5%; 4% dan 4,5% b/v. Hasil KLT menunjukkan bahwa golongan senyawa yang terkandung dalam ekstrak etanol daun sirsak adalah polifenol, antron, antranol, triterpenoid saponin, dan steroid saponin. Golongan senyawa dari ekstrak tersebut yang memiliki  aktivitas antibakteri terhadap Klebsiella pneumonia adalah senyawa golongan saponin, polifenol, dan antakinon. Sedangkan Golongan senyawa dari ekstrak tersebut yang  memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis adalah senyawa golongan polifenol dan antrakinon.

References

[1]. Akiyama, H., Fujji, K., Yamasaki, O., Oono, T., Iwatsuki, K., 2001, Antibacterial Action of Several Tannins Against Staphylococcus aureus, Journal of Antimicrobial Chemotherapy, 48, 4, 487-491.

[2]. Batubara dan Priyanto, L., 2008, Farmakologi Dasar, Depok, Leskonfi.

[3]. Danan, C. R., 2011, Klebsiella pneumoniae, (online), (http://mikrobia.files.wordpress.com/2008/05/cornelius-danan-r-078114100.pdf, diakses tanggal 26 Februari 2011).

[4]. Fitzpatrick, P., Humphreys, H., and O'Gara, J. P., 2005, The Genetics of Staphylococcal Biofilm Formation—will a Greater Understanding of Pathogenesis Lead to Better Management of Device-Related Infection?, Clinical Microbiology and Infection, 11, 967–973.

[5]. Hertiani T., Palupi, I. S., Sanliferianti, Nurwindasari, H. D., 2003, Uji Potensi Antibakteri terhadap S. aureus, E. coli, Shigella dysentriae, dan Candida albicans dari Beberapa Tanaman Obat Tradisional untuk Penyakit Infeksi, Pharmacon, 4, 2.

[6]. Isaacs, D. dan Australasian Study for Neonatal Infections, 2003, A Ten Year, Multicenter Study of Coagulase Negative Staphylococcal Infections in Australasian Neonatal Units, Arch Dis Child Fetal Neonatal, 2, 89-93.

[7]. Kosworo, 2012, Aktivitas Antibakteri dan Bioautografi Fraksi Polar Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona muricata L.) terhadap Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus epidermidis, Skripsi, Surakarta, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[8]. Mack, D., Davies, A., Harris, L., Rohde, H., Horstkotte, M., and Knobloch, J., 2006, Microbial Interactions in Staphylococcus epidermidis Biofilm, Analytical and Bioanalytical Chemisty, 387, 399-400.

[9]. Melzig, M. F., Bader, G., and Loose, R., 2001, Investigations of the Mechanism of Membrane Activity of Selected Triterpenoid Saponins, Thieme Journal, Planta Med, 67, 1, 43-48.

[10]. Podschun, R., and Ullmann, U., 1998, Klebsiella spp. as Nosocomial Pathogens, Epidemiology, Taxonomy, Typing Methods, and Pathogenicity Factors, American Society for Microbiology, 11, 4, 589-603.

[11]. Prachi, P., Saraswathy., Vora., and Savai., 2010, In Vitro Antimicrobial Activity and Phytochemical Analysis of The Leaves of Annona muricata, International Journal of Pharma Research and Development, 2, 5, 1-6.

[12]. Santosa, C. M., Hertiani, T., 2005, Kandungan Senyawa Kimia dan Efek Ekstrak Air Daun Bangun-Bangun (Coleus amboinicus L.) Pada Aktivitas Fagositosis Netrofil Tikus Putih (Rattus norvegicus), Majalah Farmasi Indonesia, 16, 3, 141-148.

[13]. Saputro, H. P. W ., 2012, Aktivitas Antibakteri dan Bioautografi Fraksi semipolar Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona muricata L.) terhadap Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus epidermidis, Skripsi, Surakarta, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[14]. Septianingrum, R. U. D., 2012, Aktivitas Antibakteri dan Bioautografi Fraksi nonpolar Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona muricata L.) terhadap Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus epidermidis, Skripsi, Surakarta, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[15]. Taylor, L., 2002, Herbal Secrets of the Raintforest, Second Ed., Sage Press, Inc.

[16]. Vieira, G. H. E., Mourao, J. A., Angelo, A. M. Costa., R. A., and Vieira R. H. S. E., 2010, Antibacterial Effect (in vitro) of Moringa oleifera and Annona muricata Againts Gram Positive and Gram Negative Bacteria, Revista do Instituto de Medicina Tropical de Sao Paulo, 52, 3, 129-132.

[17]. Wagner, H., and Bladt, S., 1996, Plant Drug Analysis: A Thin Layer Chromatography Atlas, Second Ed., 350.

[18]. Westh, H., Zinn, C. S., Rosdahl, V. T., 2004, An International Multicenter Study of Antimicrobial Consumption and Resistance in Staphylococcus aureus Isolates From 15 Hospitals in 14 Countries, Microb Drug Resist, 10, 169-176.
Published
2018-06-30
How to Cite
Haryoto, H., Jayanti, Y. D., Saputro, H. P. W., & Kosworo, K. (2018). Aktivitas Antibakteri dan Bioautografi Ekstrak Etanol, Fraksi Non Polar, Semipolar Serta Polar Daun Sirsak (Annona muricata L.) terhadap Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus epidermidis. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 1(9), 497-504. https://doi.org/10.25026/jsk.v1i9.60