Pengaruh Konsentrasi Karbomer-940 pada Sediaan Emulgel Minyak Zaitun dan Ekstrak Daun Kelor

Effect of Carbomer-940 Concentration on Olive Oil Emulgel and Moringa Leaf Extract Preparations

Authors

  • Sheila Ameyfiana Habiba Farmasi STIKes Karya Putra Bangsa Tulungagung
  • Dara Pranidya Tilarso Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Putra Bangsa Tulungagung, Jalan Raya Tulungagung-Blitar KM 4, Sumbergempol,Tulungagung
  • Amalia Eka Putri Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Putra Bangsa Tulungagung, Jalan Raya Tulungagung-Blitar KM 4, Sumbergempol,Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.25026/jsk.v4i2.894

Keywords:

Daun kelor, minyak zaitun, emulgel, karbomer-940

Abstract

Ekstrak daun kelor dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan karena mengandung senyawa flavonoid. Dibuat sediaan emulgel kombinasi antara minyak zaitun dan ekstrak daun kelor untuk meningkatkan efektivitasnya sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi karbomer-940 terhadap stabilitas fisik sediaan emulgel dengan variasi konsentrasi (F1) 0,25%, (F2) 0,5%, dan (F3) 0,75%. Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya lekat, uji daya sebar, uji viskositas, uji daya proteksi, dan uji ketengikan selama penyimpanan maksimal 28 hari. Hasil analisis statistik menunjukkan variasi Karbomer-940 secara signifikan mempengaruhi stabilitas fisik sediaan emulgel seperti pH, daya lekat, daya sebar, dan viskositas (p<0,05).

References

[1] S. Priani, F. Darusman, H. Humanisya, Formulasi Sediaan Emulgel Antioksidan Mengandung Ekstrak Etanol Kulit Batang Kayu Manis (Cinnamomum Burmanni Nees Ex. Bl.), Pros. Semin. Nas. Penelit. Dan PKM Sains, Teknol. Dan Kesehat. 4 (2014) 103–110.
[2] M. Dewiastuti, I.F. Hasanah, Pengaruh Faktor-Faktor Risiko Penuaan Dini Di Kulit Pada Remaja Wanita Usia 18-21 Tahun, J. Profesi Med. J. Kedokt. Dan Kesehat. 10 (2017) 21–25. https://doi.org/10.33533/jpm.v10i1.10.
[3] Z. Ahmad, Damayanti, Penuaan Kulit?: Patofisiologi dan Manifestasi Klinis, Berk. Ilmu Kesehat. Kulit Dan Kelamin – Period. Dermatology Venereol. 30 (2018) 208–215. http://download.garuda.ristekdikti.go.id/article.php?article=850430&val=7405&title=Penuaan Kulit: Patofisiologi dan Manifestasi Klinis.
[4] S. Aizah, Antioksidan Memperlambat Penuaan Dini Sel Manusia, Pros. Semnas Hayati JV. (2016) 182–185.
[5] B. Vongsak, P. Sithisarn, S. Mangmool, S. Thongpraditchote, Y. Wongkrajang, W. Gritsanapan, Maximizing total phenolics, total flavonoids contents and antioxidant activity of Moringa oleifera leaf extract by the appropriate extraction method, Ind. Crops Prod. 44 (2013) 566–571. https://doi.org/10.1016/j.indcrop.2012.09.021.
[6] P. Pratama, Identifikasi Senyawa Kimia Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera L) di Bali, Indones. Med. Veterinus. 5 (2017) 464–473.
[7] D. Oktavia, Formulasi Krim Extra Virgin Olive Oil (Minyak Zaitun Ekstra Murni) Sebagai Anti-Aging, Universitas Sumatera Utara, 2014.
[8] S. Puspa, Formulasi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Emulgel Minyak Atsiri Bunga Cengkeh Menggunakan Dpph, 2019. https://doi.org/10.22201/fq.18708404e.2004.3.66178.
[9] Amin, Huda, N, Formulasi Gel Ekstrak Daun Bunga Pukul Empat (Mirabilis Jalapa) Dengan Variasi Carbopol 940 Sebagai Gelling Agent Dan Uji Kestabilan Fisiknya, (2013).
[10] F. Khaerunnisa, Riana; Priani, Sani; Lestrai, Formulasi dan Uji Efektivitas Sediaan Gel Antiseptik Tangan Mengandung Ekstrak Etanol Daun Mangga Arumanis (, Pros. Penelit. Sivitas Akad. Unisba (Kesehatan Dan Farm. (2015) 553–561.
[11] Y.S. Hartini, E.T. Wulandari, Buku Panduan Praktikum Farmakologi Fitokimia, jurnal Laboratorium Farmakognosi-Fitokimia Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, 2016.
[12] D. Ningsih, Ayu Putri, Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kental Tanaman Pisang Kepok Kuning (Musa paradisiaca Linn.) Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, J. Biol. Univ. Andala. 2 (2013) 207–213.
[13] K. RI, Farmakope Herbal Indonesia Edisi II, II, Jakarta, 2017. https://doi.org/10.1201/b12934-13.
[14] Depkes RI, Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Umum Obat, Direktorat Jendral Obat Dan Makanan, Jakarta, 2000.
[15] Ergina, S. Nuryanti, I.D. Pursitasari, Uji Kualitatif Senyawa Metabolit Sekunder pada Daun Palado (Agave angustifolia) yang Diekstraksi dengan Pelarut Air dan Etanol, J. Akad. Kim. 3 (2014) 165–172.
[16] D. Pardede, A., Skrining Fitokimia Ekstrak Metanol dari Kulit Batang Manggis (Garcinia cymosa), Media Sains. 6 (2013) 60–66.
[17] D. Meenakshi, Emulgel?: A Novel Approach to Topical Drug Delivery, Int. J. Pharma Bio Sci. 4 (2012).
[18] Binti, Formulasi sediaan gel dari minyak zaitun (Olive oil) dengan variasi gelling agentdengan kombinasi karbopol 940 dan HPMC, (2019) 1–84.
[19] I. Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang, 2011.
[20] F. Susanty., Bachdim, Perbandingan Metode Ekstraksi Maserasi dan Refluks terhadap Kadar Fenolik dari Ekstrak Tongkol Jagung (Zea mays L.), 5 (2016) 87–93.
[21] S. Susanty, Metode Ekstraksi Untuk Perolehan Kandungan Flavonoid Tertinggi Dari Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam), J. Konversi. 8 (2019). https://jurnal.umj.ac.id/index.php/konversi/article/view/6140.
[22] Harbiyah, Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Emulgel Minyak Almond (Prunus Amygdalus Dulcis) Dengan Variasi Konsentrasi Na-Cmc Sebagai Gelling Agent, Palembang, 2019.
[23] Ana Yuliana, Pengaruh Penambahan Antioksidan Terhadap Stabilitas Fisik Sediaan Krim Minyak Depak Padi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2015.
[24] Iin Lidia Putama Mursal, Anggun Hari Kusumawati, Devi Hartianti Puspasari, Pengaruh Variasi Konsentrasi Gelling Agent Carbopol 940 Terhadap Sifat Fisik Sediaan Gel Hand Sanitizer Minyak Atsiri Daun Kemangi (Ocimum Sanctum L.), Pharma Xplore J. Ilm. Farm. 4 (2019) 268–277. https://doi.org/10.36805/farmasi.v4i1.617.
[25] Yesi, formulasi gel dari minyak zaitun dengan variasi konsentrasi gelling agent, (2019).
[26] M. Choco, Optimasi Cetyl Alkohol Sebagai Emulsifying Agent Serta Carbopol Sebagai Gelling Agent Dalam Sediaan Emulgel Lidah Buaya Dengan Aplikasi Desain Faktorial, J. Chem. Inf. Model. (2016).
[27] S.R. and M. J, Formulation and Evaluation of Aloe Vera Topical Gels, Int. J. Pharm. Sci. 2 (2010) 551–555.
[28] O.B. Widyantoro, N. Sugihartini, Uji Sifat Fisik Dan Aktivitas Ekstrak Daun Petai Cina ( Leucaena glauca , Benth ) Dalam Berbagai Tipe Evaluation Of Physicial Properties And Activity Test Of Extract Of Leucaena glauca , Benth Leaves In Variation Type Of Base Ointment As Wound, 12 (2015) 48–60.
[29] A. Aryani, E. Evnaweri, Kajian Pemberian Asam Askorbat (Vitamin C) Dengan Konsentrasi Yang Berbeda Terhadap Ketengikan Abon Ikan Lele (Clarias batrachus), Fish Sci. 4 (2016) 1. https://doi.org/10.20527/fs.v4i7.1126.
[30] S. dan Q. Rowe, Handbook of Pharmaceutical Exipients sixhth Edition, Pharmaceutical Press and American Pharmacists Association, London, United Kingdom, 2009.
[31] N.D. Hanifah, Formulasi Krim Ekstrak Batang Nangka, (2013) 1–62.

Downloads

Published

2022-04-30

How to Cite

Habiba, S. A., Tilarso, D. P., & Putri, A. E. (2022). Pengaruh Konsentrasi Karbomer-940 pada Sediaan Emulgel Minyak Zaitun dan Ekstrak Daun Kelor: Effect of Carbomer-940 Concentration on Olive Oil Emulgel and Moringa Leaf Extract Preparations. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 4(2), 138–146. https://doi.org/10.25026/jsk.v4i2.894