Formulasi dan Uji Sifat Fisik Facial Wash Ekstrak Methanol Daun Salam (Eugenia polyntha) sebagai Antioksidan dengan Metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrihidrazil)

Formulation and Physical Properties Test of Facial Wash Methanol Extract of Salam Leaf (Eugenia polyntha) as Antioxidant Using DPPH Method (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazil)

Authors

  • Try Kurniawati Universitas Muhamadiyah Gombong
  • Titi Pudji Rahayu
  • Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah Jln. Yos Sudarso No.461, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Gombong, Kebumen, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25026/jsk.v4i3.983

Keywords:

facial wash, daun salam, antioksidan

Abstract

Daun salam (Eugina polyntha) merupakan tanaman yang mengandung flavonoid yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan sehingga dapat dibuat sediaan facial wash. Facial wash merupakan salah satu pembersih wajah yang digunakan untuk membersihkan sel kulit mati, kotoran, minyak dan kosmetik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk membuat sediaan facial wash dengan variasi karbopol 940 yang memenuhi uji fisik sediaan dan mempunyai aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Metode penelitian yaitu penelitian ini bersifat eksperimental dengan merancang formulasi sediaan facial wash daun salam dengan variasi karbopol 940 dan evaluasi sediaan fisiknya meliputi uji organoleptis, uji pH, uji viskositas, uji stabilitas, uji iritaai dan uji hedonik. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil). Hasil evaluasi sifat fisik facial wash meliputi organoleptik formula 1, 2, 3, 4, 5, 6 memiliki bentuk sediaan gel, bau khas daun salam, dan warna hijau kehitaman. Sediaan homogen dan memiliki nilai pH pada rentang 4,5-6,5, tinggi busa pada formulasi ke 3 memenuhi standar, uji viskositas memenuhi standar pada formulasi ke 2 dan 3, , uji iritasi tidak adanya iritasi pada formulasi ke 3 dan untuk formulasi 1, 2, 4, 5, 6 memiliki sedikit iritasi, uji hedonik dilakukan dengan kriteria bentuk, warna dan bau yang banyak disukai pada formulasi ke 2. Pengujian Pengujian ststistik dengan hasil uji pH, uji tinggi busa dan uji viskositas dilakukan dengan uji One Way ANOVA dengan hasil untuk nilai p < 0,05. Hasil nilai  pada vitamin C sebesar 8,88 ppm sedangkan untuk sediaan facial wash daun salam sebesar 10,53 ppm. Pada penggunaan basis gel karbopol 940 mepengaruhi sifat fisik sediaan dengan p <0,05, dan nilai  sebesar 8,88 ppm untuk vitamin C sebagai kontrol positif dan sediaan facial wash  ekstrak metanol daun salm dengan nilai  sebesar 10,53 ppm.

References

[1] I. R. Muhammad and E. M. Hariandja, “Review?: Aktivitas Farmakologis , Senyawa Aktif , dan Mekanisme Kerja Daun Salam ( Syzygium polyanthum ),” Perkemb. Terkini Sains Farm. dan Klin., pp. 6–7, 2015.
[2] L. P. S. Wipalanggi, Anjas, “Analisis Fitokimia dan Antiosksidan Metode DPPH Ekstrak Metanol Daun Salam (Eugenia polyntha),” vol. 2, pp. 19–24, 2018.
[3] E. Merlian, “Formulasi Kaolin Facial Wash Dengan Variasi Konsentrasi Sodium Laurileter Sulfat (SLES) dan Uji Daya Bersihnya Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat (Propionibacterium acnes),” Skripsi, 2016, [Online]. Available: http://kemahasiswaan.uinjkt.ac.id/pbak-2017/denah-kampus/.
[4] P. Wulandari, Formulasi dan Evaluasi Sifat Fisik Gel Ekstrak Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) Denga Gelling Agent Karbopol 940 dan Humektan Propilen Glikol. 2015.
[5] O. Komala, S. Andini, and F. Zahra, “Uji Aktivitas Antibakteri Sabun Wajah Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea indica L.) Terhadap Propionibacterium acnes,” FITOFARMAKA J. Ilm. Farm., vol. 10, no. 1, pp. 12–21, 2020, doi: 10.33751/jf.v10i1.1717.
[6] Salsabiela Dwiyudrisa Suyudi, “Formulasi Gel Semprot Menggunakan Kombinasi KArbopol 940 dan Hidroksipropil Metilselulosa (HPMC) Sebagai Pembentuk Gel,” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2019, doi: 10.1017/CBO9781107415324.004.
[7] D. F. Zatalini, Formulasi dan Aktivitas Gel HPMC-KITOSAN Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Derajat IIA Pada Tikus PPutih( Rattus norvegicus ) Galur Wistra. 2017.
[8] C. C. Dewi and N. M. Saptarini, “Hidroksi Propil Metil Selulosa dan Karbomer Serta Sifat Fisikokimianya Sebagai Gelling Agent,” Farmaka, vol. 14, no. 3, pp. 1–10, 2016.
[9] A. Zirconia, N. Kurniasih, and V. Amalia, “Identifikasi Senyawa Flavonoid Dari Daun Kembang Bulan (Tithonia Diversifolia) Dengan Metode Pereaksi Geser,” al-Kimiya, vol. 2, no. 1, pp. 9–17, 2015, doi: 10.15575/ak.v2i1.346.
[10] et. al. Daisa Mei Yuni, “Formulasi dan Uji Fisik Sediaan Sabun Cair Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera),” vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2016, doi: 10.1017/CBO9781107415324.004.
[11] T. T. Soebagio, Y. S. Hartini, and E. Mursyanti, “Aktivitas Antibakteri Sediaan Sabun Wajah Cair Ekstrak Herba Pegagan ( Centella asiatica ( L .) Urban ) terhadap Pertumbuhan Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus Antibacterial Activity Of Liquid Face Wash From Centella asiatica ( L .) Urban E,” vol. 5, no. 2, pp. 69–80, 2020, doi: 10.24002/biota.v5i2.2698.
[12] Kartika, “Penentuan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanolik Daun Kepel (Stelechocarpus burahol (Bl.) Hook f. & Th.) Dengan Metode Spektrofotmrtri,” J. Ilmu Farm., vol. II, no. 1, pp. 1–5, 2015.
[13] N. Kemit, I. W. R. Widarta, and K. A. Nocianitri, “Kandungan Senyawa Flavonoid dan Aktivias Antioksidan Ekstrak Daun Alpukat ( Persea Americana Mill ),” pp. 130–141, 2010.
[14] T. W. Senduk, L. A. D. Y. Montolalu, and V. Dotulong, “Rendemen Ekstrak Air Rebusan Daun Tua Mangrove Sonneratia alba (The rendement of boiled water extract of mature leaves of mangrove Sonneratia alba ),” J. Perikan. dan Kelaut. Trop., vol. 11, no. 1, pp. 9–15, 2020.
[15] Nurmainah, S. Siti, and S. Ressi, “EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN AMPISILIN DAN SEFOTAKSIM PADA PASIEN ANAK DEMAM TIFOID,” MKMI, vol. 13, no. 2, pp. 131–138, 2017.
[16] S. Fatimah et al., “EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI KABUPATEN GARUT PADA JANUARI-DESEMBER 2017,” J. Ilm. Farm. Bahari, pp. 160–170, 2019.
[17] J. Sandika and J. F. Suwandi, “Sensitivitas Salmonella thypi Penyebab Demam Tifoid terhadap Beberapa Antibiotik,” Majority, vol. 6, 2017.
[18] T. M. Andayani, Farmakoekonomi Prinsip dan Metodologi. Yogyakarta: Bursa Ilmu, 2013.

Downloads

Published

2022-06-30

How to Cite

Kurniawati, T., Rahayu, T. P., & Kiromah, N. Z. W. (2022). Formulasi dan Uji Sifat Fisik Facial Wash Ekstrak Methanol Daun Salam (Eugenia polyntha) sebagai Antioksidan dengan Metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrihidrazil): Formulation and Physical Properties Test of Facial Wash Methanol Extract of Salam Leaf (Eugenia polyntha) as Antioxidant Using DPPH Method (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazil). Jurnal Sains Dan Kesehatan, 4(3), 243–250. https://doi.org/10.25026/jsk.v4i3.983